H. Yovie Megananda Santosa (Wakil Ketua Umum DPN PERADI): Hari Buruh Milik Seluruh Bangsa, Tegakkan Keadilan Lewat Tindakan Nyata
Nasional

H. Yovie Megananda Santosa (Wakil Ketua Umum DPN PERADI): Hari Buruh Milik Seluruh Bangsa, Tegakkan Keadilan Lewat Tindakan Nyata

April 30, 2026 3 min read
CMS Profile
Published on April 30, 2026
Last updated: Apr 30, 2026
H. Yovie Megananda Santosa (Wakil Ketua Umum DPN PERADI): Hari Buruh Milik Seluruh Bangsa, Tegakkan Keadilan Lewat Tindakan Nyata

H. Yovie Megananda Santosa (Wakil Ketua Umum DPN PERADI): Hari Buruh Milik Seluruh Bangsa, Tegakkan Keadilan Lewat Tindakan Nyata

Setiap Orang Adalah Pekerja dalam Perannya Masing-masing

JAKARTA, 1 MEI 2026 – Peringatan Hari Buruh Nasional yang jatuh setiap 1 Mei kerap dipahami sebagai momen khusus bagi para pekerja atau buruh semata. Namun, pandangan ini diluruskan oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), H. Yovie Megananda Santosa. Menurutnya, Hari Buruh sejatinya bukan hanya milik satu kelompok tertentu, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia sebagai satu kesatuan bangsa.

 

Dalam pernyataan resminya, H. Yovie menegaskan makna mendasar dari peringatan ini. "Hari Buruh bukan hanya milik kaum pekerja, tetapi milik kita semua sebagai bangsa. Karena pada hakikatnya, setiap orang adalah pekerja dalam perannya masing-masing—yang sama-sama berjuang untuk kehidupan yang lebih baik," ujarnya.

 

Semangat Kerja Adalah Milik Seluruh Anak Bangsa

 

H. Yovie menjelaskan bahwa definisi pekerja tidak terbatas pada mereka yang bekerja di perusahaan, pabrik, atau instansi tertentu. Setiap peran yang dijalankan dengan tanggung jawab dan kesungguhan, baik itu sebagai petani, pedagang, pendidik, tenaga medis, aparat penegak hukum, hingga orang tua yang mengurus rumah tangga, memiliki nilai pengabdian yang sama dan setara.

 

"Seorang petani yang menanam padi di sawah, seorang guru yang mendidik anak bangsa, hingga advokat yang membela keadilan—semuanya adalah pekerja. Semuanya mencurahkan tenaga dan pikiran demi kehidupan yang lebih layak, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas. Tidak ada pekerjaan yang rendah atau tinggi, selama dijalankan dengan kejujuran dan tanggung jawab," tegasnya.

 

Oleh karena itu, peringatan Hari Buruh seyogianya dijadikan momen untuk saling menghargai dan menghormati jerih payah serta kontribusi setiap individu dalam membangun kemajuan bangsa. Semangat kerja keras, ketekunan, dan pantang menyerah yang menjadi ciri khas kaum pekerja, seharusnya juga menjadi semangat bersama bagi seluruh elemen masyarakat.

 

Komitmen Wujudkan Keadilan dalam Tindakan Nyata

 

Di momen yang penuh makna ini, H. Yovie menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh rakyat Indonesia. "Selamat Hari Buruh Nasional. Mari kita tegakkan keadilan, bukan hanya dalam kata, tetapi dalam tindakan nyata," ajaknya dengan tegas.

 

Menurutnya, keadilan adalah fondasi utama yang menjamin setiap hasil kerja dihargai dengan layak dan setiap hak terpenuhi dengan baik. Namun, nilai keadilan tidak akan berarti jika hanya disampaikan dalam pidato atau tulisan semata. Ia harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat, serta penegakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu.

 

Sebagai bagian dari organisasi profesi advokat, H. Yovie menegaskan bahwa PERADI senantiasa berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan dan perlindungan hukum bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk memastikan hak-hak para pekerja terjamin sebagaimana mestinya.

 

"Keadilan harus dirasakan, bukan hanya didengar. Melalui peran dan keahlian kami, PERADI siap berkontribusi memastikan bahwa setiap orang mendapatkan perlakuan yang adil, haknya dilindungi, dan kewajibannya dihargai. Mari bergandengan tangan membangun Indonesia yang makmur dan berkeadilan sosial," pungkasnya.

 

Pesan dan ajakan ini disebarluaskan melalui berbagai saluran komunikasi resmi DPN PERADI, diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk menjadikan semangat Hari Buruh sebagai dorongan untuk terus berkarya dan menegakkan keadilan di mana pun berada.(red)

Related Articles