INAUGURASI KANTOR DPC PERADI BANDUNG RAYA: IMPLEMENTASI TATA KELOLA ORGANISASI DAN PENGUATAN FUNGSI PELAYANAN HUKUM
BANDUNG, 19 APRIL 2026 – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) Bandung Raya telah melaksanakan proses inaugurasi kantor sekretariat dalam sebuah acara yang berlangsung secara khidmat dan berkelas.(18/4) Langkah strategis ini menjadi tonggak historis sekaligus manifestasi nyata dari upaya konsolidasi kelembagaan serta optimalisasi fungsi pelayanan hukum bagi masyarakat luas.
Acara ini mendapatkan apresiasi dan kehadiran langsung dari unsur pimpinan nasional, antara lain H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si. selaku Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI, serta Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H., M.H. selaku Dewan Pakar DPN PERADI. Kehadiran para tokoh ini merepresentasikan dukungan struktural dan substantif dari pusat terhadap pengembangan organisasi di tingkat daerah.
Komitmen Pengembangan Kompetensi dan Etika Profesi
Dalam sesi paparan publik, E. Alexander Aritonang, S.H., M.H. selaku Ketua DPC PERADI Bandung Raya menyampaikan orasi ilmiah sekaligus memimpin prosesi peresmian. Kegiatan ini juga dimaknai sebagai momentum syukur atas validasi dan pelantikan struktur kepengurusan yang baru.
"Keberadaan kantor ini bukan sekadar sarana administratif, melainkan representasi dari tanggung jawab yuridis dan moral organisasi. Kantor ini akan berfungsi sebagai pusat kajian, pengembangan kompetensi, serta wadah untuk menegakkan etika profesi secara konsisten. Kami berkomitmen untuk menghadirkan akses keadilan yang profesional, berintegritas, dan berbasis pada prinsip-prinsip negara hukum," tegas Alexander Aritonang.
Lebih jauh dijelaskan, dinamika hukum kontemporer menuntut adanya peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkelanjutan. Oleh sebab itu, DPC PERADI Bandung Raya akan memfasilitasi berbagai kegiatan diskursus ilmiah, seminar, dan pelatihan teknis hukum. Hal ini bertujuan memastikan bahwa setiap advokat tidak hanya memiliki pemahaman normatif, tetapi juga mampu melakukan analisis kontekstual terhadap berbagai persoalan hukum yang terjadi di masyarakat.
Sinergi Pusat dan Daerah dalam Menjaga Independensi
H. Yovie Megananda Santosa dalam sambutannya memberikan penekanan mengenai pentingnya sinergi struktural antara pusat dan daerah. Menurutnya, kekuatan organisasi terletak pada soliditas manajemen di tingkat cabang.
"Dengan tata kelola yang baik dan kepemimpinan yang visioner di bawah Bapak Alexander Aritonang, diharapkan DPC Bandung Raya dapat menjadi model atau best practice bagi wilayah lainnya dalam menjaga independensi serta martabat profesi advokat," ujarnya.
Peran Advokat sebagai Officium Nobile
Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane menyoroti aspek akademis dan filosofis profesi hukum. Ia menegaskan bahwa advokat memegang peranan vital sebagai officium nobile atau jabatan yang mulia dalam sistem peradilan.
"Penguasaan materi hukum yang komprehensif serta kepatuhan terhadap kode etik adalah dua pilar utama yang harus senantiasa dijaga. Institusi ini harus menjadi ruang dialektika ilmu pengetahuan dan pengalaman praktis demi mewujudkan keadilan substantif," paparnya.
Prosesi Simbolis dan Doa Bersama
Rangkaian acara berlangsung penuh kekeluargaan dan diakhiri dengan serangkaian prosesi simbolis. Acara ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, serta pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan oleh Ketua DPC didampingi oleh para tamu kehormatan. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur dan harapan agar kepengurusan yang baru senantiasa diberikan kemudahan, kelancaran, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah organisasi demi kontribusi nyata bagi pembangunan hukum nasional.
(Redaksi)